Rabu, 4 April 2026, enaga Kesehatan Puskesmas Pupuan I yang terdiri dari Dokter kepala, Bidan Desa, Perawat mengadakan kegiatan Advokasi ke Desa Pupuan. Kegiatan ini dilakukan untuk mensinergikan antara program kegiatan kesehatan yang ada di Desa dengan Program Kesehatan Puskesmas Pupuan I.
Kesinergi program kesehatan terkait dengan :
- Penyelenggaraan Posyandu yang ada di Desa, saat Kegaiatan Posyandu kedepannya untuk kegiatan pemeriksaan ibu hamil perlu disiapkan sarana berupa tempat tidur / dipan
- Penanganan Penyakit Menular, penanganan penyakit rabies di desa penting sekali dilakukan mengingat banyaknya anjing liar, pemberantasan sarang nyamuk dan pendataan terhadap penduduk pendatang khususnya yang berasal dari daerah endemi
- Kegiatan Desa Siaga, berupa pelaksanaan survey mawas diri dan pembentukan kader Jumantik
- Program Semara Ratih, wajib dilaksnakan di Desa
Tujuan Puskesmas melaksanakan advokasi kesehatan ke desa adalah untuk memperkuat dukungan kebijakan, sumber daya, dan partisipasi masyarakat dalam pembangunan kesehatan di tingkat desa. Puskesmas sebagai fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama di bawah Kementerian Kesehatan Republik Indonesia memiliki peran promotif dan preventif, termasuk melakukan advokasi lintas sektor.
Berikut tujuan utamanya:
1. Meningkatkan Dukungan Kebijakan Desa
Mendorong pemerintah desa agar:
-
Mengeluarkan kebijakan yang mendukung kesehatan (misalnya Perdes tentang STBM, Kawasan Tanpa Rokok).
-
Memprioritaskan program kesehatan dalam perencanaan desa.
2. Mengintegrasikan Program Kesehatan dalam Dana Desa
Mengupayakan agar anggaran desa dialokasikan untuk:
-
Pencegahan stunting
-
Penanggulangan penyakit menular
-
Perbaikan sanitasi dan air bersih
-
Pemberdayaan kader kesehatan
3. Meningkatkan Komitmen dan Peran Lintas Sektor
Mengajak perangkat desa, tokoh masyarakat, dan lembaga desa untuk:
-
Bersama-sama menyelesaikan masalah kesehatan
-
Mendukung kegiatan Posyandu, imunisasi, dan program kesehatan lainnya
4. Mendorong Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)
Advokasi bertujuan agar desa aktif menggerakkan masyarakat dalam:
-
Penerapan sanitasi layak
-
Gizi seimbang
-
Pencegahan penyakit
5. Menurunkan Angka Kesakitan dan Kematian
Dengan dukungan kebijakan dan anggaran desa, diharapkan terjadi:
-
Penurunan stunting
-
Penurunan kasus DBD, TB, dan penyakit lainnya
-
Peningkatan derajat kesehatan masyarakat